Tuhan Maha Kaya, Mengapa Hambanya Miskin & Kaya Ternyata Begini Maksudnya

Tuhan Maha Kaya

Kabarseru.com — Tuhan maha kaya. Ya tuhan maha segalanya, masalah kasih sayang, tuhan pun maha pengasih dan maha penyayang, demikian perihal pengetahuan, tuhan pun maha mengetahui. Segala sesuatu dari isi bumi merupakan ciptaan tuhan yang tidak ternilai.

Lantas mengapa tuhan tidak memberikan rezeki melimpah terhadap semua hambanya? Mengapa mereka di taqdirkan hidup sebagian kaya raya dan sebagian sangat miskin? Seperti yang kita ketahui bahwasanya semua yang ada dalam diri kita hingga seluruh isi alam semesta diciptakan oleh tuhan dengan sistem dua hal yang berbeda.

Dua hal yang berbeda namun sejatinya merupakan pasangan. Terkadang manusia tidak mengerti akan dua hal yang berbeda, yang di inginnya sama. Dua hal yang berbeda sejatinya ketika di pasangkan dengan benar akan tercipta suatu moment yang memiliki bentuk ke indahan yang sungguh luar biasa indahnya.

Sayang, banyak manusia yang acap kali tidak mengindahkannya, bahkan merasa tak nyaman dengan dua hal yang berbeda. Orang yang sombong, orang yang rendah hati dan bentuk gaya hidup lainnya itu semua dampak dari perbedaan.

Tuhan Maha Kaya, Mengapa Hambanya Miskin & Kaya Ternyata Begini Maksudnya

Keindahan di balik Sedekah.

Tuhan mewajibkan hambanya yang berkecukupan menyedekahkan sebagian hartanya. Disini lah bahwa dua hal yang berbeda ketika dipasangkan, ketika orang kaya raya beduli orang miskin, menyantuni anak yatim, disnilah moment keindahannya yang terkadang saking indahnya bikin terharu.

Dan satu hal yang perlu kita ketahui jangan sampai lupa bahwa, tuhan tidak pernah memberi harta kepada hambahnya, mereka cuma mendapat titipan saja, hal ini di maksud agar manusia tidak sombong dengan harta titipan tersebut.

Keindahan di balik orang-orang pemarah pengen menang sendiri.

Setiap masalah tentu ada ujung penyelesaian, apakah di akhir masalah terjadi moment indah atau tidak tinggal bagaimana mereka menjalaninya, apakah salah atau benar.

Yang benar adalah menghadapi orang pemarah egois dengan penuh kesabaran, tinggal menunggu waktu nya saja, istilah jawa mengatakan becik ketitik olo ketoroTuhan maha kaya, maha mengetahui dan maha segalanya orang benar pasti menang.

Mereka yang semula egois pemarah yang akhirnya sadar akan kekeliruannya lalu dengan sungguh-sungguh meminta ma’af, mengutarakan semua kejahatannya, meminta ma’af dan berjanji akan menjadi orang baik, apa yang kamu rasakan luar biasa indah bukan?

Dan tentunya sangat banyak ya dari akhir suatu kejadian yang melibatkan dua hal yang berbeda. Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat deh.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*