Tidur Sambil Jalan Gadis Cantik Ini Tempuh Jarak 14 KM

Tidur Sambil Jalan

Kabarseru.com – Gadis cantik berusia 19 tahun ini memiliki penyakit sindrom aneh, yakni suka tidur sambil jalan, dia suka pergi keluyuran tanpa tujuan dalam kondisi tidur, tentu saja hal ini membuat panik keluarganya, di mana saat pagi hari melihat kamar dalam keadaan kosong.

Peristiwa ini terjadi pada 29 Oktober 2015 waktu setempat. Gadis bernama Taylor Gammel asal Arvada, Colorado ini tidur sambil jalan sejauh 14 Kilometer, untuk jalan kaki menempuh sajuah ini, butuh waktu sekitar 3 jam lebih.

Bahkan gadis ini tidak cuma jalan kaki saja selama di jalan, ia juga sempat naik bus, dan mampir di toko serba ada, orangtua pun sibuk mencari-cari Taylor namun tidak di temukan di kamarnya juga kosong, akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak polisi.

Baca juga: Jalan Sambil Tidur Baru Terbangun Setelah Tercebur Laut

Gadis ini memang sudah sejak lama memiliki penyakit aneh tersebut, yakni tidur sambil jalan, untuk bisa menemukan dengan cepat polisi pun mengantisipasi kepada siapa saja di mana saja bila menemukan Taylor untuk segera memberi laporan.

Orangtua juga polisi pun menyebar foto gadis hilang di sepanjang jalan juga menyiarkan gadis hilang melalui media TV local.

Selama pencarian kurang lebih selama tiga jam, akhirnya gadis yang suka tidur sambil jalan ini berhasil di temukan dalam keadaan tertidur di sebuah sofa. Taylor di temukan oleh sepupunya di kota Westminster, Colorado, pertama kali di temukan kondisi Taylor hanya mengenakan jaket, kaus, dan kaus kaki tanpa sepatu.

“Dia tidak memakai sepatu, tidak juga membawa HP, uang, atau apapun, yang dia tahu hanya tidur lalu jalan, dia bahkan tidak ingant apakah pernah naik bus atau tidak,” ujar Mark Techmeyer, petugas polisi setempat.

Baca juga: 

“Dia berjalan begitu saja. Sebenarnya ini sangat berbahaya, karena tidak tahu arah mana yang di tempuh,” ujar Steve Gammel, ayah Taylor.

Agaknya gadis ini menderita penyakit tidur sambil jalan cukup akut, pada dasarnya penyakit semacam ini banyak di alami anak-anak berusia 17 tahun. Demikian di lansir dari Mirror 30 Oktober 2015.

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*