5 Ritual Aneh Sambut Gerhana Matahari yang Ada Didunia

Ritual unik menyambut gerhana matahari di berbagai negara

Kabarseru.com – Ritual aneh dalam menyambut fenomena alam, yakni gerhana matahari yang terjadi di beberapa negara. Ritual apapun memang identik dengan prilaku-prilaku yang aneh bahkan sangat extrem.

Berikut lima negara selain Indonesia yang memiliki tradisi aneh dalam melakukan ritual ketika terjadi fenomena langka seperti gerhana matahari yang akan terjadi sekali selama puluhan tahun seperti di lansir dari Mirror 9 Maret 2016.

5 Ritual Aneh Sambut Gerhana Matahari

1. Di China Memanah Rembulan

Menurut dalam legenda di china, jumlah matahari ada sembilan sehingga menyebabkan bumi sangat panas. Kemudian ada seorang yang sakti mandraguna yang bisa memanah matahari dan menyisakan satu matahari saja agar bumi tidak panas dan tetap terang.

Legenda tersebut ternyata mampu bertahan selama ratusan tahun, hingga sampai sekarang, ketika terjadi gerhana matahari orang-orang china yang masih mempercayai mitos tersebut mengeluarkan panah kemudian mulai memanah langit.

Dengan memanah langit mereka percaya akan membuat bulan takut sehingga tidak menghalangi sinar matahari, tidak cuma panah saja. Pada abad ke 19 mereka menggunakan meriam untuk di tembakkan ke arah gerhana guna membuat takut naga yang di percaya menelan bulan atau matahari yang menyebabkan terjadinya gerhana.

Ritual Aneh Sambut Gerhana Matahari

2. Membuat Suara-Suara Bising

Gerhana memang satu fenomena alam yang cukup langka, terutama gerhana matahari, sehingga tidak heran ketika terjadi gerhana banyak orang awam melakukan sesuatu dan yakin begitu saja.

Yang terjadi di Negara Timur tengah ketika terjadi gerhana matahari, mereka akan secara beramai menaboh atau memukul benda apa saja yang di anggap dapat mengeluarkan bunyi nyariang, seperti peralatan dapur, tutup periuk, wajan, panci ember.

Mereka melakukan itu guna menakut-nakuti mahluk misterius yang menelan bumi atau matahari yang menyebabkan gerhana. Mahluk misterius tersebut bisa saja naga raksasa, atau hewan raksasa jahat lainnya.

Namun penulis masih ingat pada beberapa puluh tahun silam, di mana saat terjadi gerhana matahari kami sembunyi dalam kamar, mendengar aneka suara tabuhan dari segala penjuru yang di lakukan para tetangga. 😀

Ritual unik menyambut gerhana matahari di berbagai negara

 

3. Menutup Pintu dan Jendela

Ternyata banyak persamaan yang terjadi di negara luar dengan Indonesia saat datang gerhana matahari, menutup pintu dari dalam dan jendela rumah.

Ini hampir sama dengan point ke dua, sembunyi dalam kamar semua rumah dalam kondisi tertutup tidak seorangpun lalu lalang di jalanan kecuali mereka yang menuju masjid untuk melakukan shalat gerhana.

Sementara itu di negara India dan Meksiko, ketika terjadi gerhana matahari, semua masyarakat melakukan puasa tidak makan dan minum.

Mereka percaya ketika terjadi gerhana matahari merupakan pertanada buruk, yakni bulan atau matahari sedang menyebarkan zat-zat beracun ke bumi yang dapat menyebabkan kematian umat manusia.

4. Mandi Setelah Terjadi Gerhana Matahari

Pada saat detik-detik terjadinya gerhana matarhari, sejumlah umat hindu yang alim akan membersihkan rumahnya, membuang makanan apa saja yang telah di masak, karena percaya makanan tersebut telah tercemar akibat gerhana.

Mereka tidak melakukan hal-hal menyenangkan, begitu gerhana berlalu, mereka segera melakukan mandi di sungai Gangga selanjutnya mereka melakukan sedekah.

Ritual unik menyambut gerhana matahari di berbagai negara

 

5. Harus Mengenakan Celana Warna Merah

Tradisi ini ada di Amerika Latin, di mana saat ada gerhana matahari semua warga di haruskan mengenakan celana merah, untuk wanita hamil di wajibkan mengenakan peniti, hal ini di percaya jika tidak mengenakan peniti kelak jika anak lahir akan meninggalkan tanda lahir.

Tetapi di masa dulunya di suku Maya dan Aztec, saat terjadi gerhana matahari, warga mengenakan benang merah guna mencegah terjadinya hal tersebut.

Akan tetapi di zaman sekarang ini, zaman gila atau modern, agaknya meraka sudah tak lagi gagal paham terkait terjadinya fenomena gerhana, baik matahari maupun rembulan.

Tidak ada lagi suara kentongan atau peralatan dapur dan ritual-ritual aneh lainnya, tidak ada lagi yang sembunyi, justru malah keluar rumah untuk menyaksikan fenomena tersebut, bahkan tidak sedikit yang mencoba mengabadikan gerhana.

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*