Netizen Indonesia Tidak Produktif

Netizen Indonesia

Kabarseru.com – Netizen Indonesia bagaimana bisa produktif, dalam penggunaan Internet mereka kebanyakan lebih suka narsis-narsis di Media sosial, jika di hubungkan dengan kata produktif hanya beberapa persen saja yang nyangkut.

Mereka sangat produktif dalam menulis status, bahkan bisa di katakan lebih dari sekedar produktif, di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Media sosial lainnya, tidak heran bila ada sensasi baru di media langsung gempar, pasalnya mereka sangat aktif di media sosial.

Hal ini dapat di ketahui melalui hasil riset perusahaan riser marketing dan media sosial. Menurut MarkPlus Insight, Bahwa Netizen Indonesia, atau pengguna Internet Indonesia sangat tidak produktif.

Seperti yang tampak dalam demografi riset yang dipublikasikan dalam situs Marketeers, mayoritas netizen Indonesia menggunakan internet cuma untuk main facebook dan media sosial lainnya.

Dalam grafis tersebut terdata hingga mencapai 93 persen Netizen Indonesia yang gemar hiruk pikuk di media sosial, sementara mereka yang hobi main catting mencapai 59 persen, Download 41 persen, main Game 18 persen, beli barang online cuma 15 persen.

Dan mereka yang produktif terdata mencapai 69 persen, baca berita 46 persen, kirim email 31 persen dan 3 persen yang jualan online. Perhatikan gambar di bawah ini:
Netizen Indonesia

Hasil riset diatas besar kemungkinan adalah benar, Netizen Indonesia merupakan negara paling di sukai oleh mereka para CEO media sosial, karena tercatat sebagai negara terbesar yang gemar mengakses media sosial.

Hal ini juga sangat terbukti di mana saat membuka halaman Facebook hanya berisi status-status yang sangat kreatif dan produktif, mereka sanggup melupakan waktu istirahat dan begadang untuk saling curhat atau saling sapa terhadap sesama teman online.

Bahkan tak jarang, saking produktifnya mereka dalam update status membuat tak nyaman pengguna lain, karena dapat mengganggu, kecuali status yang memiliki manfaat positif yang berguna bagi orang lain, namun hal tersebut nyaris tidak ada kecuali hanya sedikit bahkan dapat di katakan cukup langka.

Satu lagi, netizen indonesia sangat suka mengkritik dalam hal yang bersifat kontroversi, mereka bisa datang dengan jumlah jutaan user hanya untuk ikut terlibat dalam sensasi yang bertentangan dengan norma-norma agama dan budaya, hal ini secara tidak mereka sadari bahwa kehadiran mereka merupakan satu catatan traffik yang tinggi di suatu situs.

Sehingga hal-hal baru yang bersifat kontroversi besar kemungkinan akan terus bermunculan guna mendongkrak traffik.

Sayangnya mengapa program-progam ke agamaan yang di buat di banyak situs, Netizen Indonesia tidak hadir. Dengan kata lain, Netizen Indonesia sangat menentang hal-hal negatif tetapi tidak peduli dengan hal-hal yang positif.

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*