Kronologi IbuTangguh Kalahkan Para Crosser Di Jalan Berlumpur

Kronologi IbuTangguh Kalahkan Para Crosser

Kabarseru.com — Baru-baru ini dunia maya di buat heboh oleh sebuah gambar, hampir semua media mengulas kehebohan tersebut, siapa lagi kalau bukan rombongan Crosser di Lereng Gunung Semeru. Tetapi bukan rombongan Crosser penyebabnya melainkan seorang ibu-ibu tangguh sanggup bikin KO para Crosser.

Kisah ini bermula Rombongan motor trail yang merupakan salah satu peserta dari Event New Netral Indonesia Bledex Semeru yang berlangsung di Kabupaten Lumajang pada Sabtu 8 Oktober itu sedang menempuh perjalanan berlumpur di lereng Gunung Semeru.

Para Crosser di buat semponyongan menghadapi medan penuh rintangan, selain jalan mendaki juga kondisinya licin akibat lumpur, padahal mereka membekal peralatan memadai, seperti Motor Trail dengan ban cangkul. Namun faktanya mereka tidak dapat melintasi jalan itu dengan mulus.

Salah satu peserta New Netral Indonesia Bledex adalah Muhammad Andreas Habibie 29 tahun warga Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Di saat dirinya membantu temannya yang kesulitan melintasi jalan berlumpur bahkan salah satu motor temannya ada yang mesinnya mati, hal ini tentu membuat rombongan Crosser di landa repot dan lelah.

Pada saat itulah tiba-tiba muncul seorang ibu-ibu melintasi mereka menggunakan motor bebek Yamaha dengan santai, melihat itu Andre di buat melongo penuh heran. “Kok bisa ya?” batin Andre. Sementara dirinya yang mengenakan peralatan lengkap justru kelimpungan.

Kronologi IbuTangguh Kalahkan Para Crosser Di Jalan Berlumpur

Kronologi IbuTangguh Kalahkan Para Crosser Di Jalan Berlumpur

Sebagaimana di lansir dari merdeka.com 13 Oktober 2016. Saat ditemui di rumahnya di Perumahan Madania, dia lebih akrab di sapa Andre, ketika di mintai keterangan, ia pun menjelaskan. Ketika itu dirinya bersama peserta crosser lain sedang di landa sulit dengan menarik motor temannya yang macet di jalan yang berlumpur.

“Saat itu kami mengalami kesulitan, tiba-tiba saja ada Ibu-ibu bonceng anaknya melintasi kami dengan mudah. Saya merasa itu menarik lalu iseng saya foto.” kata Andre.

Motor Trail milik Andre berwarna kuning di sandarkan tepat di sisi kiri ibu itu. “Foto nya langsung saya unggah di Facebook, setelah itu saya melanjutkan perjalanan. Saya tidak menyangka foto itu jadi viral seperti itu,” katanya lagi.

Foti itu di unggah jam 10.24 WIB dengan caption “Jalur yang sama. Keadan yang berbeda”

Kronologi IbuTangguh Kalahkan Para Crosser Di Jalan Berlumpur

Masih menurut Andre. Saat menyaksikan ibu-ibu dengan mudah mengendarai sepeda motornya bahkan sambil membonceng anaknya di depan. Kalau aslinya ibu-ibu itu tidak cuma membonceng anaknya  saja, tetapi ada ibu lain yang satu motor dengannya hanya saja waktu di foto ibu yang bonceng sedang turun dan tampak jalan di belakang, inilah yang membuat Andre takjub. Kok bisa ya?

“Satu motor isinya empat orang. Cuma saat saya ambil foto ibu temannya turun. Saya dan teman yang lain di buat geleng-geleng. Kok ya bisa,” ujar Andre kagum.

Menurut Andre, ibu-ibu itu dapat dengan mudah melintasi medan sulit lantaran desain motor yang rendah. Sehingga kaki ibu-ibu itu bisa menjejak tanah untuk ke seimbangan motor. Beda dengan motor kami yang desainnya tinggi untuk menjejakkan kaki ke tanah musti jinjit.

Kronologi IbuTangguh Kalahkan Para Crosser Di Jalan Berlumpur

Kronologi IbuTangguh Kalahkan Para Crosser Di Jalan Berlumpur

Jalan yang ia lewati itu menuju arah perkampungan lereng Semeru bagian atas, antara crosser dan ibu-ibu itu satu arah yang sama. “Di atas itu ada kampung. Fotonya diambil pas di jalan datar,” kata Andre menjelaskan.

Selain ibu-ibu tangguh itu ternyata ada pengendara sepeda motor lain seorang bapak-bapak juga melintasi area itu sambil membonceng bibit sengon. Lagi-lagi Crosser di landa rasa heran. Kok mereka lancar-lancar saja, kami para crosser dengan motor trail yang di desain untuk jalur sulit malah jadi sulit sendiri.

“Jalan yang kami lalui memang kondisinya becek serta cuacanya tidak bersahabat. Motor yang kami bawa cuma rodanya saja yang mutar di tempat bahkan ada yang mati mesin,” pungkasnya.

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*