Kisah Anak Manusia Yang Dibesarkan Oleh Sekelompok Tikus

Kisah Anak Manusia

Kabarseru.com – Kisah anak manusai berumur 10 tahun yang di besarkan oleh segerombolan tikus di padang gurun. Awalnya sekelompok pemburu melihat seorang anak laki-laki berusia sekitar 10 tahun bersama segerombolan tikus lagi asyik menggorogoti pohon di padang pasir.

Anak tersebut tidak mengenakan pakaian sama sekali, rambutnya sangat panjang. Dia begitu ketakutan dan kabur bersama para tikus saat melihat para pemburu menghampirinya.

Sejak itu para pemburu melaporkan apa yang barusan di lihatnya ke petugas satwa liar, ternyata tidak mudah menemukan anak tersebut, di butuhkan waktu hampir seminggu petugas baru menemukan anak manusia itu di dekat Lac Figuery.

Saat melakukan penangkapan anak yang tidak di ketahui identitasnsya itu sepertinya ia sudah bertahun-tahun hidup dengan segerombolan tikus, hal ini dapat di lihat dari perilakunya yang protektif saat proses penangkapan. Petugas pun akhirnya menembakkan suntik bius agar anak tersebut dapat di tangkap dengan mudah dan aman.

Mengingat tempat tinggalnya yang liar, makannya tidak jelas apa yang di makan, namun kondisi anak itu cukup sehat, hanya mengalami beberapa penyakit ringan akibat seringnya berada di dalam air.

Menurut dugaan berdasarkan gigi dan tulangnya, anak tersebut merupakan seorang Kaukasia yang berusia sekitar 10 tahun. Dia tidak bisa biacara, cuma bisa mendengis dan mendengus. Di lihat dari perilakukanya anak itu sudah cukup lama hingga bertahun-tahun kehilangan semua kontak dengan manusia.

Sementara itu pihak Polisi Royal Canadian Mounted berusaha mencari orangtua anak tersebut sekaligus ingin tahu bagaimana anak itu bisa hilang dari orangtuanya dan dibesarkan oleh segerombolan tikus. Demikian di lansir dari worldnewsdailyreport Juni 2016.

Dunia memang banyak menyimpan keanehan, pernah juga mendengar seorang wanita dewasa yang sejak kecil di pelihara oleh sekelompok kera di hutan, wanita tersebut memiliki rambut yang sangat panjang, tidak bisa bicara, makannya buah-buahan tidak suka makan nasi.

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*