Cerita Pilu Kasih Sayang Orangtua Terhadap Anak Angkat

Cerita Pilu

Kabarseru.com – Cerita pilu dan mengharukan ini berasal dari Provinsi Shanxi, China dimana sepasang suami istri merawat anak perempuan angkat yang sudah berusia 15 tahun menderita penyakit langka, yakni cerebal palsy. Dengan penyakit tersebut anak malang kehilangan motorik.

Selain itu anak yang di beri nama Zhao Likun tersebut mengalami kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf, walau anak ini sejatinya sudah berusia remaja, namun kondisinya masih seperti balita tiga tahun. Meski bukan anak sendiri pasangan suami istri Li Huanmei dan Zhao Yuchun sangat sabar merawat anak angkatnya.

Yang lebih memprihatinkan, Likun tidak dapat makan sendiri, juga tidak dapat mengunyah makanan, sehingga ayahnya yang mengunyahkan makanan untuk di suapkan langsung lewat mulut dan itu telah di lakukannya selama 15 tahun, sungguh mengharukan sekali.

Saat memberi makan Zhao Likun butuh waktu selama dua jam dan itu terjadi tiga kali sehari, jika dua jam kali tiga itu artinya setengah hari. Pasangan suami istri yang sebenarnya sudah sangat tua ini tidak pernah makan makanan hangat sehingga mereka terserang penyakit gangguan pada perut dan punggung.

Baca juga: Kisah Mengharukan Bocah 7 Tahun Rawat Sendiri Ayahnya yang Lumpuh

Asal muasal kehadiran Zhao Likun, pada tahun 2001, Li sedang bekerja bersih-bersih dirumah sakit di Kota Datong, ia melihat bungkusan besar tergelatak di lorong Rumah Sakit tidak tahu punya siapa, cukup lama di tunggu tidak juga ada orang datang mengambil bungkusan tersebut.

Li penasaran ingin melihat isi bungkusan tersebut, setelah di periksa ternyata ada bayi di dalamnya, melihat itu Li merasa kasihan dengan bayi tersebut, lantas ia membawanya pulang. Di rumah sang suami juga menerima kehadiran sang bayi malang tersebut dan sejak itu sepasang suami istri mulai merawat bayinya penuh kasih sayang hingga 15 tahun lamanya.

Baca juga: Kisah Motivasi Menyentuh Hati Tukang Cuci Berkurban Untuk Ibu (Muslim Wajib Baca)

Sebenarnya Li punya anak kandung berusia 14 tahun, sayang perekonomian keluarga ini sangat minim, namun meski demikian mereka tidak menyerah dengan keadaan, ke duanya tetap konsisten merawat Zhao Likun dan juga berharap pihak pemerintah bersedia mengulurkan bantuan. Dilansir dari Shanghaiist 1 Juni 2016.

Bantu sebarkan ya berita cerita pilu ini, agar teman-teman yang lain tahu bahwa sesulit apapun kehidupan yang kita alami, masih ada yang jauh lebih menderita.

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*