Bocah Bertangan Tiga Ini Bikin Bingung Orangtua, Percaya Dokter atau Dukun

Bocah Bertangan Tiga

Kabarseru.com — Bocah tertangan tiga asal Nepal ini membuat ke dua orang tuanya sulit menentukan pilihan, percaya dukun atau dokter untuk menghilangkan satu tangan yang nempel di punggung bocah dua tahun tersebut.

Tangan tambahan yang berada tepat di punggung bocah bernama Gaurab Garum ini tidak bersungsi karena tidak dapat di gerakkan. Kondisi bocah ini memang cukup langka, dalam perkiraan hanya ada 1.500 anak yang mengalami kondisi demikian di seluruh dunia.

Dengan tumbuhnya tangan di punggung akan berdampak buruk bagi anak pada waktu tidur, selain itu bocah ini juga mengalami kesulitan mengenakan kaos.

Orang tua Garum, Kalpena nama sang ibu tinggal di lingkungan komunitas Hindu di distrik Tanahun. Mereka di larang pergi ke dokter oleh sang dukun spiritual.

“Saran dokter. Kita harus mengambil banyi dalam waktu lima hari setelah melahirkan. Karena miskin kita tidak bisa pergi,” ungkap Ashish Kepada The Sun, Minggu 16 Oktober 2016.

Bocah Bertangan Tiga

Bocah Bertangan Tiga

Tidak punya biaya operasi anaknya, pilihan pun jatuh ke dukun spiritual. Dukun menyarankan agar lengan di punggung Garum jangan di hilangkan, jika itu tetap di lakukan akan berakibat buruk pada diri Garum.

Niat orangtua ingin Garum bisa normal tanpa lengan tambahan, sementara seran sang dukun justru bertolak belakang. Akhirnya orangtua yang di landa kebingungan ini  membawa anaknya ke ibu kota Kathmandu, tepatnya di Grande International Hospital untuk di lakukan scan.

Bocah Bertangan Tiga Hasil Scan.

Bocah Bertangan Tiga

“Ada kekhawatiran dengn tulang belakang. Jika tidak segera di tangani, anak ini akan mengalami masalah tulang,” kata ahli bedah ortopedi, Dr Chakra Raj.

Ahmi medis menjelaskan, bahwa saraf tulang belakang anak tersebut bisa rusak dalam operasi dan bisa berdampak kelumpuhan. Lagi-lagi sang orang tua Garum di landa bingung lalu memutuskan pulang ke desa untuk melakukan musyawarah pilihan terbaik untuk operasi bocah tersebut tanpa mendapat dampak yang tidak di inginkan.

Semoga anak itu lekas menemukan ahlim medis yang bisa menghilangkan tangan di punggungnya tanpa efek buruk di kemudian hari sebagaimana harapan ke dua orangtuanya.

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*