Beli SIM Card Wajib Bawa KTP Mulai Berlaku 15 Desember 2015

Beli SIM Card Wajib Bawa KTP Mulai Berlaku 15 Desember 2015

Kabarseru.com – Beli SIM Card Wajib Bawa KTP akan segera berlaku, selama ini kita bebas membeli kartu Sim Card, namun kebebasan tersebut akan segera berakhir, selanjutnya untuk pembelian Sim Card baru, di wajibkan bagi pembeli tunjukkan Identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada si penjual, bisa juga kartu Surat Izin Mengemudi (SIM) atau paspor, kartu keluarga. Peraturan ini akan berlaku tidak lama lagi, yakni 15 Desemberi 2015.

Baca juga: Cara Menonaktifkan Auto Play Video Halaman Facebook

“Bagi pembeli SIM card baru, di wajibkan menunjukkan KTP, dan untuk proses registrasi dilakukan oleh petugas operator yang telah diberi identitas, dengan demikian semua nomor yang telah diaktifkan bisa ditelusuri,  Saat ini, semua operator masih dalam proses penyelesaian aplikasinya masing-masing,” ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Ismail Cawidu dalam pesan singkat seperti di lansir dari KompasTekno 14 Oktober 2015.

“Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama operator dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sudah sepakat memulai penertiban tanggal 15 Desember 2015,” ujar.

Jadi proses pengaktifan SIM card akan dilakukan dengan mengisi data nomor identitas penjual dan data identitas pembeli, dengan cara demikian dapat mengurangi penyalah gunaan SIM card seperti mengirim SMS ke nomor acak dengan isi pesan berhadian yang sudah lama meresahkan seluruh masyarakat setanah air.

Peraturan Beli SIM Card Wajib Bawa KTP ini akan membuat seseorang berpikir ulang untuk membuang SIM card yang telah di aktifkannya melalui registrasi ke 4444, namun tidak ada informasi lebih lanjut apakah bagi yang telah memiliki SIM card dengan peraturan baru tersebut dapat membeli SIM card lagi atau tidak.

Baca juga: Wallpaper Android Keren Bisa Beri Banyak Pemberitahuan Gratis

Ya selama ini kita melakukan registrasi SIM card dengan cara bebas sehingga kita bisa mengaktifkan SIM card dengan sembarangan, kebebasan tersebut berdampak pada penulisan nama dan alamat lengkap tidak akurat, atau katakanlah palsu. Dengan peraturan baru tersebut, setiap pemilik SIM card baru akan menggunakan nama dan alamat asli, karena tidak bisa di aktifkan sendiri.

Peraturan baru tersebut juga tidak mengulas pengguna SIM card lama, apakah mereka harus registrasi ulang atau tidak. Sebenarnya Registrasi SIM card wajib menggunakan adentitas asli ini di negara-negara luar sudah sejak lama berlaku. Di indonesia ini tergolong telat, namun menurut pepatah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

loading...

Leave a comment

Your email address will not be published.


*